Walau ada yang cemong sedikit gara-gara mukanya tadi digagahi, bibir Tia masih merah, maskaranya belum luntur, bedaknya masih ketebalan. Dia memakai gaun mini ketat berbahan satin berwarna hitam yang panjangnya tidak sampai menutupi setengah pahanya, sehingga memperlihatkan stocking jala hitam yang membungkus kedua kakinya sampai berujung ke sepasang stiletto hak tinggi. Bokep Bram melihat istrinya menatap tajam matanya, sambil mencium bau parfum yang lumayan keras.“Kenapa? Kaya’ gini yang dianggap cantik? Sebagai gantinya…Tia tampil beda. Sama saja dengan kakak Bram, Citra. Bagaimana kira-kira reaksi dia sendiri.“Sudah waktunya.” pikirnya***Bram melongo di pintu, memelototi Tia yang berdiri di depannya. Dibuatnya leher, pundak, dan bagian atas payudara Tia berbekas cupang merah. Sambil merapat ke punggung Tia, Bram berbisik.“Becek amat di dalam sana, licin. Rumah itu baru terisi mereka berdua, Bram dan Tia, yang menikah tahun lalu. Tangannya memegang tangan Tia. Aku pengen lihat lonteku ngobok mekinya sendiri. Dan aku juga baru tahu kebiasaan dia yang ini.




















