Aku tidak tahan ……Sekarang posisiku berubah. Perjalanan yang panjang menuju Yogyakarta.————Aku melirik jamku. Bokep Thailand Dengan susah payah. Aku sedikit membuka mataku. Sip. Yang lebih mengejutkan lagi, tangan ibu itu mulai mengelus pahaku. Tapi aku tidak mau mengambil resiko terdengar. Tangannya sangat perlahan mengelus kakiku dari mulai pangkal paha sampai atas lutut. Payudaranya besar. Kilatan cahaya dari luar bus memberikan sedikit penglihatan mengenai ibu di sampingku. Tapi ngapain naik bis ya? 4 hari lagi, aku akan menikahi Mei, kekasihku selama 6 tahun.Hari sudah sore ketika aku tiba di terminal Lebak Bulus. AKu mengerti. Sialan. Orang-orang makan malam dan ke belakang. Tetap memejamkan matanya.Aku makin berani. Kali ini tanganku lebih berani. lebih baik begitu daripada menyiksa “adikku” yang sudah tegang luar biasa.Aku tiba-tiba menghentikan elusanku dan menarik tanganku.




















