“Wulan nggak usah takut, tokh nanti kalau kamu kerja juga bersama dengan mbak Lenny, jadi rahasiamu juga jadi rahasia mbak Lenny ya!” Wulan hanya diam saja dengan wajah merah menatap Lenny yang tersenyum manis kepadanya. Aku langsung menanyainya dengan beberapa hal yang umum mengenai kemampuannya, sementara mataku dengan teliti memandang wajah serta badannya. Xnxx bokep Pikiranku sudah membayangkan kalau mereka berdua aku sikat sekaligus diruang ini, pasti asyik…………………..Setelah berbasa basi dengan menanyakan beberapa hal yang sifatnya formil, aku mulai menanyakan hal hal yang sensitif, karena begitu bernafsu akau merasakan kalau suaraku agak gemetar, tetapi justru yang kulihat Wulan malah tersenyum melihat gayaku itu.“Wulan keberatan nggak kalau saya tanya hal hal yang sifatnya pribadi, karena sebagai tangan kanan Bapak, tentunya Bapak juga ingin tahu hal hal seperti itu” “Tentu saja boleh Pak, silahkan Bapak tanya apa saja !” Aku menelan ludah mendengar jawaban Wulan yang menantang itu.




















