Kalau masuk ketuk dulu napa,” protesku sembari mengikat handukku betul-betul agar tidak lepas.“Hihi… maaf deh. Bokep Jepang Lalu aku menyingkap selimutku dan keluar dari ranjangku. Lalu aku menyingkap selimutku dan keluar dari ranjangku. Menaiki tangga dengan perlahan sambil menahan sakit, akhirnya aku bisa sampai ke lantai atas dengan selamat.Sesampainya di kamarku, aku langsung mengganti kaos tidurku dengan kemeja yang formal. Perutku lebih sakit lagi karena menghantam anak tangga yang paling bawah. LUKAS!” jerit tanteku begitu membuka kamar pintuku. Kurasakan kakiku yang paling nyeri di antara semuanya. Sekilas aku dapat mencium bau harum tubuhnya. Aku mematikan aplikasiku dan segera melepaskan baju kemejaku ini.“KYAAA! Aku bisa berjalan ke kamar mandi secara mandiri walau harus tertatih-tatih. Nanti kalau makin parah, malah tambah nyusahin loh,” omelnya padaku.“Iya, Paman. Saat aku sudah hampir mencapai ujung dari anak tangga ini, tiba-tiba saja aku tersandung dan BRUAK!




















