“Kayak kamu nggak serius aja Ben!” aku membalas ledekan Indra sambil tersenyum. Tidak lama setelah Ellyn pergi, telepon rumah berdering. Bokeb Lagian banyak godaan kalo liat barang-barang bagus. Tidak lama setelah Ellyn pergi, telepon rumah berdering. Untung aja kami dateng ya. Apalagi usia mereka juga baru 18 tahunan, jadi masih anak kecil menurutku. Aku menjawab dengan sedikit menggoda “Bener nih mau jagain kakak? Benar saja seperti dugaanku tadi, begitu mendengar jawabanku barusan wajah mereka pun mulai memerah karena malu.Kemudian karena takut aku marah akibat pertanyaan Indra tadi, mereka semua hanya tertunduk tanpa berani berbicara sepatah kata pun. Mungkin tadinya mereka merasa sungkan berlama-lama karena Ellyn tidak ada di rumah, namun pikiran mereka berubah setelah aku bersikap ramah. Hari itu aku yang sedang libur kerja bersantai-santai di rumah sambil bermain Handphone.Saat itu seluruh keluargaku, kecuali Ellyn, sedang pergi ke Mal untuk membeli keperluan bulanan.




















