Saya menghargainya. Tiga batang rokok telah dihabiskannya sejak Bella meninggalkannya tadi.“Leo…ayo kamu bisa! Xnxx Mereka pun akhirnya berpisah setelah ngobrol basa-basi sebentar.“Ayo Pa, kalau telat, nanti kasian Lina nunggu sendirian di sekolah, udah mau jamnya nih!” kata Anita mengajak suaminya untuk segera meninggalkan mall itu.“Oke Ma, yukk!!” Leo menggandeng tangan istrinya dan mempercepat langkah.“Omong-omong Papa punya langganan cantik juga ya…pantes Papa betah lama-lama jadi sopir taksi dulu hehehe” canda Anita sambil tetap berjalan.Leo hanya tertawa nyengir, hatinya tenang kini, ia dan Bella telah menemukan kebahagiaannya masing-masing. Ia pun membalasa mencium dan memagut bibir indah Bella sambil tangannya meremas lembut pantatnya. Ia mencium wangi harum yang khas dari gerbang kewanitaan Bella yang terpampang menantang di depan wajahnya. Tuhan memang kadang terlalu baik pada umatnya Bang, saya tidak pernah bermimpi wanita seperti saya akhirnya bisa menjadi ibu dan istri seperti sekarang ini, bagi wanita seperti saya, ini lebih dari yang saya harapkan” mata Bella




















