Mereka juga mengeluarkan sebatang rokok. Bokep Montok Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang singgah mengencingiku, atau ketika aku jadi bahan lelucon karena sebuah mobil milik pejabat menabrakku. Tidak tampak rasa takut dalam dirinya. Pernah suatu malam, aku melihat kejadian paling miris yang membuat aku sempat berdoa agar segera dicabut Tuhan. Dia benar-benat ulet. Aku serius soal ini. Kisah-kisah miris semacam itu sudah jadi makanan sehari-hari. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Kita ke sana!” Salah satu anak berambut keriting mengajak anak laki-laki itu ke suatu tempat. Mereka juga mengeluarkan sebatang rokok.




















