Saat aku masuk, aku dibuat merinding. Ugh… Kenapa sih aku ini!??Dan akhirnya, mereka berkata kalau aku akan dieksekusi besok. Bokep Mom Tidak beranjak dari pintu sedari tadi. Aku ingin menunjukkan kalau aku menikmati siksaan yang mereka berikan.Akhirnya aku merasa lega. Tapi entah kenapa, sesaat aku tadi horni melihat gadis itu meronta kehilangan nyawanya.“Hehehe, bagus sekali Mita… kamu berbakat… Nah… sekarang kamu lanjutkan… keluarkan organ dalamnya” suruh pak Jun kembali lanjut menciumi dan menggerepeku.“O..oke…” jawabku.Begitulah, pak Jun terus menggerepeku dan mengajakku berciuman saat aku melakukan intruksinya. Aku tidak menyangka bisa horni seperti ini. pak… jilatin semua… gigitin terus Mitanya…. Tidak ada jendela dan cahaya dari luar. Aku tidak pernah merasa setakut ini dalam hidupku. Aku takut… mual.Aku mengalihkan pandanganku dari layar tv. Tapi tampaknya mereka tidak bisa menemukan keberadaanku. Aku takut… mual.Aku mengalihkan pandanganku dari layar tv.




















