Kuputar
lagu-lagu melankolisnya Katon Bagaskara di VCD Player sambil kunikmati berbaring dikasur kamarku.Foto Lusi kupandangi, pacarku itu sudah tiga minggu ini pindah ke Jakarta, bersama pindah tugas
bapaknya yang tentara. Xnxx Kok saya pusing jadinya Mbak? Saya sudah sarapan kok,” jawabku, Ibu itu pun berlalu, setelah sempat
menawarkan menu pada dua wanita muda dihadapanku.“Hm maaf Mas, apa tidak mau coba susu kami?” sebuah suara wanita mengejutkan aku.Hampir saja aku tersedak kopi yang sedang kuseruput dari cangkirnya, sebagian kopi malah tumpah
mengotori lengan bajuku.“Duh maaf, kaget ya Mas. Sedangkan Wati berbaring
disisiku dan kami kembali berpagutan bibir, bermain lidah dalam kecupan hangat. Silahkan masuk yuk, saya basuh muka
sebentar ya,” kupersilahkan mereka masuk dan aku kekamar mandi membasuh mukaku.Sore itu Maya dan Wati tidak lagi menggunakan seragam SPG, mereka pakai casual. Mbak Maya dan Mbak Wati boleh kesana sekitar jam itu,
saya tunggu ya,” jawabku.




















