Saya memejamkan mata, menikmati sisa-sisa orgasme pertama yang saya rasakan. Saya tetap akan mengenangnya, karena dia adalah yang pertama bagi saya. Bokep Beberapa yang berpamitan dan mengucapkan happy holidays hanya saya jawab dengan senyum manis dan jawaban pendek “You too!” di sela-sela kesibukan saya menghadap ke layar monitor. Saya mendongakkan kepala, merem melek dan mengerang-ngerang. Ia menyodorkan pada saya lembaran sepuluh pound yang tadi saya berikan padanya, dengan agak gemetar saya menerimanya. Ia lalu mendekatkan wajahnya, lalu mulut-mulut kami berciuman dengan mesra. Kulit saya terasa merinding dan badan saya menggelinjang kecil. Kehangatan yang belum pernah saya rasakan selama hidup, karena saya belum pernah sekalipun berpacaran. “Ngghh.. Namun ada seseorang lagi bersama dua orang centeng itu. God, saya merasa jatuh cinta padanya, pada kenakalannya, pada kedewasaannya. Maklum, di negeri orang, siapapun yang sebangsa dengan kita akan menjadi sahabat yang sangat baik, siapapun dia.




















