Saya menyinggung mbak ya?”. hhmmppphh… ddiiillluuaaarrr… yyaaa….!!’. Xnxx sssssstttttt…..!!”. Akan tetapi saat ini ada yang membuatku tertarik dan aku sedang mengincar “mangsa” baru. Aku pun kembali bertanya ,
”Terus ,koq mau sih saya ajak begituan?”. Pllokk!! “Aaahhhh….. oooouuhhh….mmmeeemmeekk…. Bapak ga menyinggung saya. Ku gesek-gesekan kontolku di bibir memeknya. “Maaasss…. Mulai dari ikat pinggang, kancing celana hingga resleting celanaku. Mbak Merry menggelengkan kepalanya sambil berkata ,”Lah…tadi saya ketok pintu berapa kali, Bapak ndak menjawab, saya masuk saya tanya mau disimpan di mana mie nya ,ndak jawab juga….eh lagi asik rupanya nonton….hehehe…”. Bapak ga menyinggung saya. Kemudian aku pun mencabut kontolku dan beranjak dari tempatku.Kuarahkan kontolku ke depan mulutnya. Kami pun kembali berpagutan.Setelah itu kami pun kembali berpakaian. Tapi sudahlah tak usah bercerita panjang lebar mengenai Vicky. uuuddaaaahhh… mmmaaauuu… saaammmpppee…aaahhhh… aaaooohhhh….




















